Cerpen Hari Guru
Sepucuk Surat di Hari Guru Disuatu pagi hari, suasana kelas 10 SMKN 9 SURAKARTA sedikit berbeda. Biasanya murid-murid sudah sibuk bercanda sebelum pelajaran dimulai, namun kali ini mereka terlihat sibuk menulis sesuatu di buku catatan masing-masing. Di meja guru, Pak Eko baru saja meletakkan tumpukan buku yang harus diperiksa. Pak Eko adalah guru yang dikenal tegas, namun hatinya lembut. Selama lebih dari 24 tahun, ia mengabdikan diri untuk mengajar anak-anak di sekolah. Ia selalu percaya bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengubah nasib seseorang. Namun, akhir-akhir ini, ia merasa lelah. Beberapa murid mulai kehilangan semangat belajar, dan Pak Eko sangat khawatir apakah usahanya benar-benar berarti. Ketika bel masuk berbunyi, Pak Eko mengawali pelajaran seperti biasa. Namun, sebelum ia sempat membuka buku pelajaran, seorang murid bernama Adit berdiri dan berkata, "Pak, sebelum pelajaran dimulai, kami punya sesuatu untuk Bapak." Pak Eko mengernyitkan dahi, terkejut. "...